Diterjemahkan dengan AI. Belum ditinjau oleh komunitas. Baca dalam bahasa Inggris

Blog · 30 September 2023 · Steve Simpson · Identitas

Memahami Keamanan & Identitas Salesforce: Kapan Memakai Single Sign-On & OAuth

Dalam artikel ini, kami ingin memberikan kejelasan tentang keamanan dan identitas Salesforce, dengan fokus pada kapan memakai Single Sign-On (SSO) dan OAuth. Pengetahuan ini sangat penting untuk menghadapi berbagai skenario akses ke Salesforce, entah melalui login langsung, SSO, atau OAuth.

Kapan Memakai Login Standar, Single Sign-On, atau OAuth

Login Langsung:

Skenario: Seorang pengguna, melalui browser, ingin mengakses Salesforce untuk melihat halaman-halamannya.

Metode Akses: Login langsung ke Salesforce atau Single Sign-On melalui penyedia identitas pihak ketiga, sehingga akses mulus tanpa autentikasi ulang.

Ringkasan SSO dan OAuth untuk orang: seseorang yang memakai browser (login langsung atau single sign-on), seseorang yang memakai aplikasi klien (alur web server OAuth dengan PKCE), dan seseorang yang memakai server web pihak ketiga (alur web server dengan PKCE)

OAuth dengan Aplikasi Seluler:

Skenario: Seorang pengguna memakai aplikasi seluler untuk mengakses data Salesforce melalui API, bukan dengan menampilkan halaman Salesforce bawaan.

Metode Akses: OAuth dipakai di sini, terutama ketika interaksinya melalui perangkat seluler, yang bisa mencakup ponsel atau tablet yang memakai teknologi browser. Pendekatan ini memungkinkan aplikasi seluler berinteraksi dengan aman dengan API Salesforce.

Ringkasan SSO dan OAuth untuk proses klien: pengguna integrasi (client credentials), pengguna orang yang ditunjuk (JWT atau SAML bearer assertion), perangkat dengan seseorang yang menyetujui secara paralel (alur perangkat), dan perangkat aset (alur aset)

OAuth dengan Server Pihak Ketiga:

Skenario: Seorang pengguna memakai browser untuk berkomunikasi dengan server pihak ketiga yang membutuhkan akses ke data Salesforce atas nama pengguna. Contohnya plugin email atau sistem lain yang terintegrasi dengan Salesforce.

Metode Akses: OAuth, dengan protokol khusus yang dikenal sebagai “Web Server with PKCE” (Proof Key for Code Exchange), dipakai untuk akses yang aman.

Alur OAuth untuk Berbagai Skenario

Client Credentials Flow: Dirancang untuk proses klien (seperti server eksternal yang melakukan pemuatan atau ekspor batch) yang mengakses Salesforce dengan akun pengguna integrasi yang ditunjuk.

JWT, SAML Bearer Assertion, dan SAML Assertion Flow: Alur-alur ini untuk skenario ketika proses klien perlu beroperasi atas nama pengguna tertentu, tanpa pengguna itu terlibat langsung. Di sini, proses tersebut bertindak sebagai pengguna yang ditunjuk, dengan tetap mempertahankan konteks keamanan file milik pengguna itu.

Device Flow: Alur ini dimulai oleh perangkat yang membutuhkan campur tangan manusia untuk persetujuan. Misalnya, aplikasi smart TV meminta pengguna memasukkan kode untuk menyetujui akses.

Asset Flow: Berguna untuk perangkat Internet of Things (IoT) yang perlu terhubung dengan Salesforce untuk membaca atau menulis data.

Rangkuman & Kesimpulan

Pada dasarnya, metode akses Anda sangat bergantung pada skenarionya:

Untuk akses langsung ke Salesforce melalui browser, pakai login langsung atau Single Sign-On jika Anda punya layanan identitas.

Untuk akses tidak langsung melalui perangkat seluler, server pihak ketiga, atau proses otomatis, OAuth adalah metode yang lebih disukai. Di sini, Anda harus memutuskan apakah OAuth akan beroperasi atas nama pengguna manusia atau akun pengguna integrasi.

Dalam artikel-artikel berikutnya, kita akan menyelami setiap skenario dan kasus penggunaan lebih dalam untuk memberikan pemahaman yang menyeluruh.

Nantikan Terus

Mulailah perjalanan Salesforce Identity Anda dengan percaya diri! Untuk wawasan dan tips lainnya, terus ikuti di www.SteveTechArc.com dan kanal YouTube @SteveTechArc (opens in a new tab). Berlangganan dan perdalam pemahaman Anda tentang Salesforce Identity.

Membantu mengubah dunia dengan berbagi informasi integrasi kepada sesama Arsitek dan mereka yang sedang menempuh Perjalanan Menjadi Arsitek!

Transkrip dibantu AI

STA 3.9