Langkah-Langkah Salesforce Bulk API: Mengimpor Data di Dermaga Bongkar Muat
Pendahuluan:
Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi Salesforce Bulk API, alat yang andal yang dirancang untuk mengimpor kumpulan data besar ke Salesforce secara efisien. Berbeda dengan REST API, yang membatasi Anda pada 200 rekaman per panggilan, Bulk API memungkinkan penyisipan jutaan rekaman melalui proses yang ringkas.
Bagian 1: Memahami Proses Bulk API
Salesforce Bulk API bekerja melalui proses lima langkah untuk mengimpor volume data besar dengan mulus:

- Membuka Job (Langkah 1): Mulailah prosesnya dengan membuka sebuah job, yang memberi Anda ID job yang unik. Langkah ini ibarat menerima tiket yang memberi Anda akses ke dermaga bongkar muat.
- Mengunggah File (Langkah 2): Dengan ID job Anda, Anda bisa mulai mengunggah file data berformat CSV. Setiap file bisa berisi hingga 10.000 rekaman, dengan batasan ukuran. Anda bisa mengunggah beberapa file di bawah ID job yang sama.
- Memulai Pemrosesan (Langkah 3): Setelah unggahan selesai, beri tahu Salesforce untuk mulai memproses data dengan menekan “tombol biru besar” secara kiasan. Salesforce lalu akan mulai memproses file-file yang diunggah.
- Mengecek Status Job (Langkah 4): Selama pemrosesan, Anda bisa menanyakan status job memakai ID job. Langkah ini memungkinkan Anda memantau kemajuan impor data.
- Mengunduh Hasil (Langkah 5): Setelah pemrosesan selesai, Anda bisa mengunduh hasilnya. Anda bisa memilih mengunduh rekaman yang berhasil, yang mencakup ID Salesforce dari rekaman yang baru disisipkan atau diperbarui, atau rekaman yang gagal, yang memberikan detail tentang error yang ditemui.
Bagian 2: Mendemonstrasikan Bulk API dengan Postman
Untuk menggambarkan proses Bulk API, kita akan memakai Postman untuk berinteraksi dengan sandbox Salesforce:
- Autentikasi: Mulailah dengan melakukan autentikasi untuk menerima token akses.
- Membuat Job Baru: Mulai job baru dengan mengirim permintaan untuk membuat job. Tindakan ini akan memberi Anda ID job.
- Mengunggah Data: Masukkan ID job di URL dan unggah data Anda. Dalam contoh ini, kita akan membuat akun baru bernama “Bart Buildings”.
- Memulai Pemrosesan: Beri tahu Salesforce untuk mulai memproses dengan mengirim permintaan berisi ID job dan status “Upload Complete”.
- Mengecek Status Job: Pantau kemajuan job dengan mengecek statusnya memakai ID job. Setelah job selesai, Anda bisa lanjut ke langkah berikutnya.
- Mengunduh Rekaman yang Berhasil: Ambil ID Salesforce untuk rekaman yang baru dibuat dengan mengunduh rekaman yang berhasil memakai ID job.

Bagian 3: Kesimpulan
Salesforce Bulk API menawarkan metode yang efisien untuk mengimpor kumpulan data besar ke Salesforce dengan panggilan API yang minimal. Melalui proses lima langkah yang lugas, Anda bisa menyisipkan, memperbarui, atau bahkan menghapus jutaan rekaman secara efisien. Entah Anda menangani satu rekaman atau jutaan, Bulk API memberikan solusi yang cepat dan andal untuk kebutuhan impor data Anda.
Nantikan Terus
Terima kasih sudah ikut menjelajahi Salesforce Bulk API. Nantikan terus konten bermanfaat lainnya tentang cara memanfaatkan fitur-fitur Salesforce yang andal!
Bergabunglah di www.SteveTechArc.com dan kanal YouTube @SteveTechArc (opens in a new tab). Berlangganan dan perdalam pemahaman Anda tentang Salesforce dan cara mengintegrasikannya dengan sistem lain.
Membantu mengubah dunia dengan berbagi informasi integrasi kepada sesama Arsitek dan mereka yang sedang menempuh Perjalanan Menjadi Arsitek!
STA 1.7